I heve moved on!

Apaan sih move-on? Hahahaha ngebahas masalah “hati” lagi deh terpaksa. Padahal Aq beberapa bulan ini sudah berhasil move on dengan tidak terlalu mempermasalahkan masalah hati. Menganggapnya hal wajar dan tak perlu dipikirkan. Membiarkannya kosong seperti apa adanya.

Emang gimana? Bagiku..move on tidak sekadar melupakan dan mendapat yg baru, karna itu malah belum tentu move on. Bsa saja hanya pelampiasan. Yang berarti tidak bsa melepaskan diri secara sendiri, dan butuh orang lain buat jadi figuran. Well, cara terjitu menyembuhkan patah hati adalah dengan jatuh cinta lagi. Butuh pelampiasan dan kesibukan baru itu pasti, tapi bukan itu esensinya!

Bagiku move on adalah completely let it flow, not let it go. Mengikhlaskan dengan segala kesadaran. Berhenti berhitung dan yakin hanya ada 1% kemungkinan dibanding 99%ketidakmungkinan. Dan 1% itu adalah takdir. Yang artinya Aq tidak perlu berusaha dan berharap banyak. Yup, Aq sudah moved on! Aq sudah ikhlaaaasss..misalpun komunikasi sama dia, gak ada tendensi lain, gak ada maksud mendekatkan, tanpa tujuan.

Hilangkah perasaan itu?

Rasanya mustahil, bohong namanya jika perasaan ini dengan begitu mudahnya dalam hitungan bulan sudah hilang. Hatiku sudah bertahun-tahun menyiapkan ruang khusus untuknya. Terkunci. Tak bgtu saja orang lain bisa masuk meski skarang Aq tak menjaganya. Sekarang kubiarkan ruang itu apa adanya. Apa adanya, tanpa rencana.

Memang..banyak yang berusaha mendekati. Dan sempat kutanggapi sekadar menanggapi. Mulai dari dosen yang akan lanjut S3 d luar negeri (padahal kami sebaya), pegawai, teman kerja, guru, juga adek angkatan yang dari jaman kuliah sudah berusaha keras mensejajarkan langkah. Dulu hanya kutanggapi sekadarnya..kubalas sms-bbm nya. Tapi Aq sadar dengan menanggapi, berarti Aq masih butuh “hal lain” untuk mengalikan perhatianku, dan itu hanya beralih, bukan move on dan mengikhlaskan.

Akhirnya perlahan tapi pasti hatiku kembali normal.. Normal tetap dengan ruangan khusus yang tetap untuknya. Namun tanpa rencana, tanpa harapan, dan tujuan dengannya. Semua apa adanya.

Haruskah Aq gembira? Hmm..setidaknya lebih ringan. Tidak lagi tersiksa oleh harapan.

Advertisements