Memberanikan Diri ke Tahapan Berikutnya (Persiapan Inseminasi)

Haloo..

Setelah lebaran dan liburan yang membuat lupa nulis (yaiayalah..sibuk makan euy). Jangankan nulis, niat diet aja kelupaan..hehehe

Maaf lahir batin ya semuanyaa..

Sebenernya, dah dari seminggu yang lalu Aq pengen nulis. Aq pengen nulis tentang gimana drama nya menunggu hasil positif 2 garis di tespek, dan ternyata negatif, dan gak brapa lama kemudian haid datang.  Setelah 3 tahun berkutat dengan alternatif dan promil alami.. serta 4 bulan promil metode hormon, heran banget deh si haid datang bulan ini kok ontime banget yak. Sampai akhirnya.. akhirnya.. Aq n Erik putuskan (insyaAllah) bulan ini kami ke step berikutnya, yakni inseminasi. Nah kalimat pembukanya dah lengkap banget ini mah, dah gak usah baca sampe bawah ya..percuma. hahahaha

images (17)

Menstruasi (lagi)

Menstruasi kalo dipikir2 hanya fase semingguan selama tiap bulan.. dialami hampir semua wanita di usia produktif. Tapi ternyata efeknya bisa dasyat. Beneran deh, menstruasi tuh pembuat drama bagi wanita. Mulai dari PMS yang bikin drama, trus buat yg udah melakukan sex before marriage pasti juga deg2an kalo haidnya telat, pun bagi ibu2 yg pengen hamil, berharap banget di jadwalnya gak mens tapi hamil.

Kalo Aq sih selain drama PMS, yang pasti bikin ngamuk semingguan. hahahha.. trus suka tiba2 badan ngedrop sakit gitu. Trus, secara sekarang Aq lagi promil, jadi ya berharap banget gak mens. Tapi apalah daya, tubuh ini titipan Tuhan, Tuhan juga lah yang akan atur kapan kita mens..kapan kita gak mens dan dititipin bayi dalam perut.

Masa yang paling tegang nunggu nya, paling stressful tuh masa dari masa subur ke jadwal mens. Itu seminggu dua minggu rasanya kaya 2 tahun. Dalam periode itu tubuh kepekaannya meningkat 100 kali lipat. Web page yang paling sering dibuk adalah “early sign of pregnancy” “tanda hamil di minggu pertama” dan setelah baca pasti berusaha mencocok2an dengan keadaan kita. Misal nih, salah satu di artikel web dibilang kalo ibu hamil muda biasanya flu berat (umbel2en), masuk angin, dan mual. Dan yak, ketika Aq flu dan masuk angin mual muntah2 selama beberapa hari, mau gak mau Aq mengaitkannya dengan tanda kehamilan. 😞Poor me.. saat lebaran keluarga pada menyangka itu tanda hamil.. dan whalaaa.. tepat di lebaran hari kedua, selamat datang bulan ku yang datang tepat waktu.

(akhirnya) Memutuskan Inseminasi

Seperti yang udah pernah ku tulis di postingan Perjuangan (menjadi) Seorang Ibu Part-1, inseminasi beda dengan bayi tabung. Inseminasi dalam bahasa medisnya disebut intrauterine insemination atau lebih singkatnya cukup IUI. Inseminasi ini mengantarkan sperma ke uterus atau tuba falopi tempat pembuahan terjadi.

Kenapa sih harus dianter? Yup, soalnya kan sayang..eh bukan itu alasannya. Pada proses pembuahan yang terjadi di tuba falopi.. sperma-sperma itu melakukan perjalanan yang gak deket loh guys.. Sperma harus renang dari vagina melalui dari leher rahim ke tuba falopi sepanjang kurang lebih 18 cm. Umumnya sperma-sperma ini dapat berenang dengan kecepatan 2,5 cm tiap 15 menit. Beberapa sperma dapat menghabiskan waktu setengah hari untuk mencapai tujuan. Sementara sperma tercepat biasanya mencapai sel telur dalam waktu 45 menit.

Kebayang kan gimana perjuangan panjang hanya untuk sampai di lokasi pembuahan doang aja gimana susahnya. Udah renangnya berebutan, belum lagi mungkin banyak keadaan yang mungkin bisa mengganggu. Pas renang tiba2 gempa bumi. hahaba enggak sih.. misal keadaan vagina atau rahim terlalu asam, bisa merusak sperma juga, bikin mati.

Timing sel telur hanya 12-24 jam saja. Singkat banget kan.. itulah kenapa timing harus pas banget. Mungkin karena alasan itu, di salah satu artikel dari luar yang Aq baca, biasanya inseminasi dilakukan persis sebelum waktu (diperkirakan) ovulasi terjadi. Sedangkan setelah inseminasi diharapkan suami istri tetap berhubungan seperti saat promil biasa untuk memperbesar kemungkinan pembuahan.

Apa sih kelebihan inseminasi? kenapa akhirnya Aq milih itu karena berbagai pertimbangan, selain memang kalo dari tahapan usaha lah kalo kami bilang. Kata dokter obgyn ku dulu, dimulai dari promil alami macam berhubungan teratur, jaga posisi, perbaiki kualitas hidup, gitu2 deh. Kemudian tahap srlanjutnya promil hormon, kalo dah coba 3-4 kali dan belum berhasil, disarankan inseminasi sampai 3-4 kali. Kalo belum berhasi juga barulah dicoba bayi tabung. Jadi yah, Aq n Erik sepakat buat ngikutin apa saran dokter aja. Serahkan pada ahlinya.

Alasan lainnya adalah metode ini less invasive dan lumayan terjangkau (2-6 juta). Dan alasan kuatnya adalah inseminasi tidak membutuhkan terlalu banyak suntikan yang (ada yang sekitar 3x). Soal bagaimana rasanya, beberapa pengalaman teman dan artikel menyebutkan rasanya sedikit di bawah rasa sakitnya tes HSG, ada juga yang bilang rasanya setara dengan pap smear. Tau kan kalo Aq takut bangeettts sama suntikan n sakit2 😅.

Tapi bukan berarti metode ini keren banget sih, ada kurangnya juga. Diantaranya probailitas keberhasilannya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 20% saja. Selain itu, disebutkan bahwa resiko kehamilan multipel alias kembar, kalo yang ini Aq mah malah pengen bangett, hehehe.

download (1)

Tahapan Persiapan Inseminasi

Tahapan di awal nya sih masih sama dengan promil dengan bantuan obat hormon yaa. Jadi di hari kedua haid menghubungi dokter kandungan atau obgyn. Seperti biasa dikasih resep clomiphene citrate. Mereknya sih Aq dibolehin milih Diphten atau Profertil, tergantung persediaan apotiknya. Karena lagi di luar kota, di Gresik yang saat itu (lebaran H+2 terbatas banget apotek yang buka), dapetnya profertil, dengan harga 10 butir nya Rp. 184.000.

Obat ini diminum di hari haid ke 3-7 total 5 hari. Dokter ku mewanti2 untuk minum di jam yang sama jam 7pagi setiap hari gak boleh molor. Khasiat atau manfaat atau indikasinya adalah untuk memperbanyak ovulasi. Jadi biar telurnya banyak n cepet mateng n bisa launching hehehe.

Oiya obat ini juga bisa memperbanyak produksi sperma. Pantaslah dulu pas jaman di Balikpapan suami pernah diresepin ini selama sebulan. Di brosur obat malah kubaca untuk terapi cowok direkomendasikan selama 40-90 hari. Dan terapinya berhasil. Kualitas sperma sebelum dan sesudah terapi membaik.

Kali ini suami seperti bulan lalu diresepin multivitamin antioksidan sih. Yang kandungan betacarotene, vitamin E dan zinc. Disuruhnya sih beli merek Bevizil. Cuman krna pas di apotek gak ada, akhirnya kubeliin suplemen dengan kandungan yang sama. Pilihan jatuh ke Antiox Formula dari Wellness. Harganya lumayan, 260ribu isi 30 butir. Karena Aq baca2 manfaatnya bagus, dan mahal (jadi pengen ikut ngabisin wkwkwk). Aq ikutan minum sehari 1 tablet.

Wokaay.. obatku masih ada 4 butir sekarang, means tinggal besok ama lusa doang minum obatnya, yieey.. 💃. Mungkin 3 atau 5 hari lagi lah kontrol ke dokter. Mau nengok telur. Duh Aq dah macam peternakan ayam aja ya, nengok telur yang ditetaskan di mesin penetas hahaha.

See you on my next post. Wish this cycle will end up with my pregnancy, aamiin 😘

images (18)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s